Perbedaan Kebutuhan Fungsional dan Non Fungsional, Lengkap Contoh dan Penjelasan

Sebelum membahas Perbedaan Kebutuhan Fungsional dan Non Fungsional, terlebih dahulu sobat perlu mengetahui apa itu kebutuhan perangkat lunak dan apa itu analisis kebutuhan perangkat lunak. Kebutuhan Perangkat Lunak adalah kondisi, kriteria, batasan-batasan, syarat, atau kemampuan yang harus dimiliki oleh produk perangkat lunak yang akan dibangun untuk memenuhi apa yang diinginkan atau disyaratkan pemakai.

Dalam menentukan kebutuhan perangkat lunak pastinya kita akan melalui analisis kebutuhan perangkat lunak, Analisis Kebutuhan Perangkat Lunak adalah langkah (tahap) awal dari siklus hidup pengembangan perangkat lunak, tahap ini akan menghasilkan spesifikasi / kebutuhan / kondisi yang akan dimiliki oleh perangkat lunak yang akan dikembangkan dengan mempertimbangkan semua kebutuhan dari seluruh stakeholder.

Untuk mempermudah tahap Analisis Kebutuhan Perangkat Lunak dalam menentukan kebutuhan sebuah sistem, maka dibagilah kebutuhan sistem menjadi dua jenis kebutuhan, yaitu Kebutuhan Fungsional dan Kebutuhan NonFungsional.


Beda Kebutuhan Fungsional dan Non Fungsional

Kebutuhan Fungsional adalah kebutuhan yang berisi proses-proses apa saja / layanan apa saja yang nantinya harus disediakan oleh sistem, mencackup bagaimana sistem harus bereaksi pada input tertentu dan bagaimana perilaku sistem pada situasi tertentu.

Kebutuhan Fungsional Sangat bergantung dari jenis perangkat lunak, pengguna sistem, dan jenis sistem dimana perangkat lunak tersebut digunakan. Kebutuhan Fungsional dapat dicari dari pertanyaan: Apa yang harus sistem lakukan ?. karena kebutuhan fungsional harus dapat menggambarkan layanan-layanan yang bisa diberikan sistem kepada pengguna secara mendetail

Sedangkan Kebutuhan Non Fungsional adalah kebutuhan yang menitikberatkan pada properti prilaku yang dimiliki oleh sistem. kebutuhan fungsional juga sering disebut sebagai batasan layanan atau fungsi yang ditawarkan sistem seperti batasan waktu, batasan pengembangan proses, standarisasi dan lain lain.
Kebutuhan fungsional dan non fungsional rpl
Kebutuhan fungsional dan non fungsional rpl

Secara umum kebutuhan non fungsional suatu perangkat lunak terdiri dari empat macam, yaitu:
1. Usability
Usability adalah kebutuhan non fungsional terkait dengan kemudahan penggunaan sistem atau perangkat lunak oleh user.

2. Portability
Portability ialah kemudahan dalam pengaksesan sistem khususnya terkait dengan faktor waktu dan lokasi pengaksesan, serta perangkat atau teknologi yang digunakan untuk mengakses. Perangkat atau teknologi tersebut meliputi perangkat lunak, perangkat keras, dan perangkat jaringan.

3. Reliability
Reliability merupakan kebutuhan terkait kehandalan sistem atau perangkat lunak termasuk juga faktor keamanan (security) sistem.

4. Supportability
Supportability ialah kebutuhan terkait dengan dukungan dalam penggunaan sistem atau perangkat lunak.

Dari penjelasan Kebutuhan Fungsional dan Non Fungsional diatas, Secara umum, kebutuhan fungsional disajikan dalam bentuk "sistem harus melakukan <requirement>", sedangkan kebutuhan non fungsional disajikan dalam bentuk "sistem akan <requirement>".


Untuk lebih memahami apa itu kebutuhan fungsional dan kebutuhan non fungsional, kami akan memberikan contoh dari 2 jenis kebutuhan tersebut. Contoh kami anggkat dari studi kasus tentang sistem informasi perpustakaan.

Contoh Kebutuhan Fungsional

  1. Sistem dapat melakukan input pendataan buku
  2. Sistem dapat melakukan input pendataan anggota
  3. Sistem dapat melakukan transaksi peminjaman
  4. Sistem dapat melakukan transaksi pengembalian
  5. Sistem menyediakan fitur yang memungkinkan penggunanya membaca artikel / dokumen dalam perpustakaan
  6. Sistem dapat menghitung denda apabila peminjam terlambat mengembalikan buku.
  7. Sistem dapat menampilkan laporan bulanan peminjaman dan pengembalian buku.


Contoh Kebutuhan Non Fungsional

  1. Sistem dapat dijalankan oleh beberapa software  web browser diantaranya Internet Explore, Google Chrome dan Mozilla Firefox.
  2. Proses dari pengguna membuka sebuah artikel / dokumen untuk dibaca sampai sistem mengeluarkan / menampilkan artikel tersebut, berlangsung tidak lebih dari 10 detik.
  3. Sistem harus dapat memastikan bahwa data yang digunakan dalam sistem harus terlindung dari akses yang tidak berwenang.
  4. Besarnya program dari sistem maksimal sebesar 100 MB
  5. Sistem memiliki tampilan (antar mukan) yang mudah dipahami.


Sekian Artikel mengenai Perbedaan Kebutuhan Fungsional dan Non Fungsional, Lengkap Contoh dan Penjelasan, semoga artikel ini dapat bermanfaat bagi sobat baik untuk menambah ilmu, mengerjakan tugas, maupun untuk sekedar menambah wawasan tentang Kebutuhan fungsional dan non fungsional rpl. Seandainya sobat menemukan kesalahan penulisan mohon kritik dan saran yang membangun untuk kebaikan bersama. Akhir kata, Terimakasih atas kunjungannya.

Perbedaan Kebutuhan Fungsional dan Non Fungsional, Lengkap Contoh dan Penjelasan
MateriDosen.Com

Suka dengan artikel kami ? Ayo dapatkan artikel terbaru dari kami langsung via email mu:

0 Response to "Perbedaan Kebutuhan Fungsional dan Non Fungsional, Lengkap Contoh dan Penjelasan"

Post a Comment