5 Macam Operasi Percabangan C++, Lengkap Contoh Program

Pengertian Operasi Percabangan

Salah satu permasalahan yang pasti akan dijumpai dalam pembuatan program adalah suatu percabangan. Percabangan yang dimaksud di sini tidak lain adalah suatu pemilihan statemen yang akan di eksekusi dimana pemilihan tersebut berdasarkan kondisi tertentu. Di dalam C++, terdapat 2 jenis struktur blok (blok program) yang digunakan untuk mengimplementasikan suatu percabangan, yaitu dengan menggunakan struktur if dan struktur switch. Struktur if sendiri pada artikel ini akan dibagi menjadi 4 yaitu : pernyataan if satu kondisi, pernyataan if dua kondisi / if-else, pernyataan if lebih dari dua kondisi / if-else majemuk dan pernyataan if bersarang / nested if.

Statemen-statemen yang ada dalam sebuah blok percabangan akan dieksekusi hanya jika kondisi yang didefinisikan bernilai benar (terpenuhi). Artinya jika kondisi bernilai salah (tidak terpenuhi), maka statemen-statemen tersebut tidak akan dieksekusi atau akan diabaikan oleh compiler.

Untuk memahami konsep percabangan, perhatikan kalimat dibawah ini:
"Jika Budi mendapat ranking satu maka Budi akan dibelikan sepatu baru"
Coba sobat amati, pada kalimat diatas yang merupakan kondisi adalah mendapat ranking satu. Pada kasus ini sepatu baru hanya akan dibeli jika Budi mendapat ranking satu. Sebaliknya, jika tidak mendapat ranking satu, maka sepatu baru pun tidak akan dibelikan.

Untuk lebih memahami Operasi Percabangan, Pada kesempatan kali ini kita akan membahas 5 Macam Operasi Percabangan C++, Lengkap Contoh Program Beserta Penjelasannya, dimana contoh program kami buat menggunakan IDE Dev-C++, oke langsung saja mari kita simak.

5 Macam Operasi Percabangan C++

1. Pernyataan IF Satu Kondisi

Seperti yang sudah kita ketahui, pernyataan percabangan dipakai untuk memecahkan persoalan dengan cara mengambil suatu keputusan dari berbagai pernyataan yang ada. Untuk keperluan pengambilan keputusan, Dev-C++ menyediakan beberapa perintah salah satunya adalah if satu kondisi. Pernyataan if satu kondisi mempunyai pengertian, "Jika kondisi bernilai benar, maka perintah akan dikerjakan dan jika kondisi bernilai salah, maka perintah akan diabaikan".
  • Jika kondisi bernilai benar, maka perintah akan dikerjakan.
  • Jika kondisi bernilai salah, maka perintah tidak akan dikerjakan

Pengertian tersebut dapat dicerminkan melalui diagram alir berikut ini:
diagram alir pernyataan if satu kondisi
Diagram alir pernyataan if satu kondisi

Struktur If Satu Kondisi
Struktur if satu kondisi merupakan struktur yang paling sederhana karena hanya melibatkan sebuah ekspresi yang akan diperiksa.

Bentuk umum dari struktur percabangan if satu kondisi adalah sebagai berikut:
// Jika terdapat lebih dari satu pernyataan / statemen
if (kondisi){
     Statemen/Pernyataan;
     Statemen/Pernyataan;
}

// Jika hanya terdapat satu statemen
// Dapat ditulis sebagai berikut
if (kondisi) Statemen;

Contoh Program dengan Struktur If Satu Kondisi
Berikut beberapa contoh program yang menerapkan struktur if satu kondisi seperti yang telah kami jelaskan diatas:
Contoh Program I dengan Struktur If Satu Kondisi
Contoh Program I dengan Struktur If Satu Kondisi
#include <iostream>

using namespace std;

int main()
{
     int bilangan;

     // Memberikan informasi agar user memasukkan
     // Sebuah bilangan bulat
     cout<<"\t== Program Bilangan Positif ==\n\n";
     cout<<"Masukkan bilangan : ";

     // Membaca nilai yang dimasukkan dari keyboard
     // Dan disimpan ke variabel Bilangan
     cin>>bilangan;

     // Program ini merupakan contoh if satu kondisi
     // Akan menampilkan sebuah teks jika
     // Bilangan yang dimasukkan > 0
     if(bilangan > 0){
          cout<<"\nAnda memasukkan bilangan Positif\n";
          cout<<"Bilangan tersebut adalah "<<bilangan;
     }

     return 0;
}

Untuk pembahasan lebih lengkap mengenai Pernyataan IF Satu Kondisi beserta contoh program dan penjelasannya dapat sobat baca pada artikel berikut ini : Pernyataan IF Satu Kondisi C++, Lengkap Pengertian dan Contoh Program

2. Pernyataan IF Dua Kondisi

Struktur percabangan if dua kondisi / if-else sedikit lebih kompleks bila dibandingkan dengan struktur if yang hanya memiliki satu buah kondisi. Sebenarnya konsepnya juga sederhana, yaitu pada struktur jenis ini terdapat sebuah statemen khusus yang berfungsi untuk mengatasi kejadia apabila kondisi yang didefinisikan tersebut bernilai salah (tidak terpenuhi).

Artinya dalam pernyataan if dua kondisi "Jika kondisi bernilai benar, maka perintah-1 akan dikerjakan dan jika kondisi bernilai salah (tidak terpenuhi) maka akan mengerjakan perintah-2".

Dari pengertian tersebut dapat dicerminkan melalui diagram alir berikut ini.
diagram alir pernyataan if dua kondisi
diagram alir pernyataan if dua kondisi

Struktur If Dua Kondisi (If Else)
Bentuk umum dari struktur percabangan dengan dua kondisi adalah sebagai berikut:
if (kondisi){
     Statemen_jika_kondisi_terpenuhi;
}
else{
     Statemen_jika_kondisi_tidak_terpenuhi;
}

Contoh program dengan Struktur If Dua Kondisi (If Else)
Berikut beberapa contoh program yang menerapkan struktur if dua kondisi seperti yang telah kami jelaskan diatas:
Contoh Program I dengan Struktur If Dua Kondisi
Contoh Program I dengan Struktur If Dua Kondisi
#include <iostream>

using namespace std;

int main()
{
     int bilangan;

     // Memberikan informasi agar user memasukkan
     // Sebuah bilangan bulat
     cout<<"\t== Program Bilangan Positif ==\n\n";
     cout<<"Masukkan bilangan : ";

     // Membaca nilai yang dimasukkan dari keyboard
     // Dan disimpan ke variabel Bilangan
    cin>>bilangan;

     // Program ini merupakan contoh if dua kondisi
     if(bilangan > 0){
          cout<<"\nAnda memasukkan bilangan Positif\n";
          cout<<"Bilangan tersebut adalah "<<bilangan;
     }
     else{
          cout<<"\nAnda memasukkan bilangan kurang dari 1";
          cout<<"\nBilangan tersebut adalah "<<bilangan;
     }
 
     return 0;
}

Untuk pembahasan lebih lengkap mengenai Pernyataan IF Dua Kondisi beserta contoh program dan penjelasannya dapat sobat baca pada artikel berikut ini : Pernyataan IF-ELSE (IF Dua Kondisi) C++, Lengkap Contoh Program

3. Pernyataan IF Lebih Dari Dua Kondisi

Struktur percabangan if lebih dari dua kondisi / if-else majemuk merupakan struktur percabangan yang biasanya membingunggkan para programmer pemula. Percabangan If-else majemuk sebenarnya merupakan pengembangan dari struktur if dua kondisi, karena percabangan ini akan menambahkan (menyisipkan) satu atau lebih kondisi ke dalamnya.

Artinya dalam pernyataan if lebih dari dua kondisi: Jika kondisi1 bernilai benar, maka perintah-1 akan dikerjakan, jika kondisi1 salah maka akan mengecek kondisi2 dan jika kondisi2 bernilai benar, maka perintah-2 akan dikerjakan, jika kondisi2 juga salah maka akan mengecek kondisi berikutnya dan akan mengerjakan perintah pada struktur blok yang memiliki kondisi bernilai benar. Seandainya tidak ada kondisi yang bernilai benar, maka akan mengerjakan perintah yang berada pada struktur blok else. untuk lebih jelasnya mari kita perhatikan struktur if-else majemuk dibawah ini.

Struktur If Lebih Dari Dua Kondisi / If-Else Majemuk
Bentuk umum dari struktur percabangan If yang memiliki lebih dari dua kondisi adalah sebagai berikut:
if(kondisi1){
     Statemen_jika_kondisi1_terpenuhi;
}
else if(kondisi2){
     Statemen_jika_kondisi2_terpenuhi;
}
else if(kondisi3){
     Statemen_jika_kondisi3_terpenuhi;
}
else if(kondisi4){
     Statemen_jika_kondisi4_terpenuhi;
}
.....
else{
     Statemen_jika_semua_kondisi_tidak_terpenuhi;
}

Contoh Program dengan Struktur If Lebih Dari Dua Kondisi / If-Else Majemuk
Untuk lebih memahami konsep dari struktur percabangan if-else majemuk, berikut kami sajikan beberapa contoh program yang mengimplementasikan hal tersebut.
Contoh Program I dengan Struktur If Lebih Dari Dua Kondisi atau If-Else Majemuk
Contoh Program I dengan Struktur If Lebih Dari Dua Kondisi atau If-Else Majemuk
#include <iostream>

using namespace std;

int main()
{
     int bilangan;

     // Memberikan informasi agar user memasukkan
     // Sebuah bilangan
     cout<<"\t== Program Tentukan Bilangan ==\n\n";
     cout<<"Masukkan bilangan : ";

     // Membaca nilai yang dimasukkan dari keyboard
     // Dan disimpan ke variabel Bilangan
     cin>>bilangan;

     // Program ini merupakan
     // Contoh if lebih dari dua kondisi
     if(bilangan > 0){
          cout<<"\nAnda memasukan bilangan Positif\n";
          cout<<"Bilangan tersebut adalah "<<bilangan;
     }
     else if (bilangan < 0){
          cout<<"\nAnda memasukan bilangan Negatif\n";
          cout<<"Bilangan tersebut adalah "<<bilangan;
     }
     else{
          cout<<"\nAnda memasukkan bilangan NOL\n";
     }

     return 0;
}

Untuk pembahasan lebih lengkap mengenai Pernyataan If Lebih Dari Dua Kondisi / If-Else Majemuk beserta contoh program dan penjelasannya dapat sobat baca pada artikel berikut ini : Pernyataan IF-ELSE Majemuk C++, Lengkap Contoh Program

4. Pernyataan IF Bersarang

Struktur percabangan if bersarang / nested if merupakan struktur if yang paling komplek, karena merupakan perluasan dan kombinasi dari berbagai struktur if lainnya. Konsep dari percabangan ini adalah terdapat Struktur If yang berada didalam Struktur If lainnya. Artinya dalam pernyataan If bersarang jika kondisi If yang paling luar (paling atas) bernilai benar, maka kondisi If yang berada didalamnya baru akan dilihat (di cek).

Struktur If Bersarang / Nested If
Bentuk umum dari struktur If bersarang /  struktur if yang berada di dalam struktur if lainnya adalah sebagai berikut:
if(kondisi1){
     if(kondisi1a){
          Statemen_jika_kondisi1_dan_1a_terpenuhi;
     }
     else if(kondisi1b){
          Statemen_jika_kondisi1_dan_1b_terpenuhi;
     }
     .....
     else{
          Statemen_jika_hanya_kondisi1_yang_terpenuhi;
     }
}
else if(kondisi2){
     if(kondisi2a){
          Statemen_jika_kondisi2_dan_2a_terpenuhi;
     }
     else if(kondisi2b){
          Statemen_jika_kondisi2_dan_2b_terpenuhi;
     }
     .....
     else{
          Statemen_jika_hanya_kondisi2_yang_terpenuhi;
     }
}
else if(kondisi3){
     Statemen_jika_kondisi3_terpenuhi;
}
.....
else{
     Statemen_jika_semua_kondisi_tidak_terpenuhi;
}

Contoh Program dengan Struktur If Bersarang / Nested If
Untuk lebih memahami konsep dari Struktur If Bersarang / Nested If, Berikut kami sajikan soal yang mengimplementasikan hal tersebut.

IMP fashion merupakan perusahaan pakaian yang menjual pakaian dengan ketentuan sebagai berikut:
  • Jika kode baju=1 maka Merk Baju = IMP, dengan ukuran baju=S, maka harganya 200.000, Jika ukuran baju=M, maka harganya 220.000, selain itu harganya = 250.000.
  • Jika kode baju=2 maka Merk Baju = Prada, dengan ukuran baju=S, maka harganya 150.000, Jika ukuran Baju=M, maka harganya 160.000, selain itu harganya = 170.000.
  • Jika kode baju=3 maka Merk Baju = Gucci, dengan ukuran baju=S, maka harganya 200.000, Jika ukuran Baju=M, maka harganya 200.000, selain itu harganya = 200.000.
  • Jika kode baju=4 maka Merk Baju = Louis Vuitton, dengan ukuran baju=S, maka harganya 300.000, Jika ukuran Baju=M, maka harganya 300.000, selain itu harganya = 350.000.
  • Jika kode baju=5 maka Merk Baju = Kick Denim, dengan ukuran baju=S, maka harganya 100.000, Jika ukuran Baju=M, maka harganya 120.000, selain itu harganya = 130.000.
  • Selain kode baju diatas, maka salah kode

Untuk kode program dari ketentuan diatas dan pembahasan lebih lengkap mengenai Pernyataan If Bersarang / Nested If beserta contoh program dan penjelasannya dapat sobat baca pada artikel berikut ini : Pernyataan Nested IF (IF Bersarang) C++, Lengkap Contoh Program

5. Pernyataan Switch-Case

Selain menggunakan pernyataan If, C++ juga menawarkan kepada kita untuk dapat melakukan percabangan (pemilihan) dengan menggunakan pernyataan Switch-Case.

Sama seperti pernyataan If-Else, pernyataan Switch-Case juga merupakan pernyataan yang digunakan untuk menjalankan salah satu pernyataan dari beberapa kemungkinan pernyataan, Namun penggunaan pernyataan Switch-Case lebih sempit, karena perintah ini haya digunakan untuk memeriksa data yang bertipe integer atau karakter.

Struktur Switch-Case
Bentuk umum penggunaan pernyataan Switch-Case adalah sebagai berikut:
switch(ekspresi){
     case nilai_konstanta1:
          Statemen_atau_Perintah;
          break;
     case nilai_konstanta2:
          Statemen_atau_Perintah;
          break;
     case nilai_konstanta3:
          Statemen_atau_Perintah;
          break;
     .....
     case nilai_konstantaN:
          Statemen_atau_Perintah;
          break;
     default:
          Statemen_alternatif;
}

Seperti yang sudah disinggung diatas, tipe data dari nilai_konstanta pada struktur pernyataan switch-case harus berupa tipe ordinal, seperti bilangan bulat atau karakter. Selain itu statemen default: pada struktur switch-case berguna untuk mengeksekusi statemen alternatif, yaitu jika nilai yang kita masukkan ternyata tidak sesuai dengan nilai-nilai konstanta yang telah didefinisikan. Sedangkan statemen break pada struktur switch-case digunakan untuk menunjukan bahwa perintah siap keluar dari struktur switch-case. Jika pernyataan break tidak ada, maka program akan diteruskan ke pilihan-pilihan berikutnya. Sehingga setiap pilihan akan di cek dan dijalankan jika syarat nilai konstanta terpenuhi, termasuk statemen default juga akan dijalankan jika semua cabang diatasnya tidak memiliki pernyataan break.

Perlu untuk diketahui, dalam bahasa C standar kita di izinkan untuk menuliskan 257 buah statemen case dalam sebuah struktur switch-case, sedangkan dalam C++ mengizinkan 16384 buah statemen case dalam sebuah struktur switch-case. Namun dalam prakteknya sebaiknya kita membatasi pemilihan tersebut untuk efisiensi program yang kita buat.

Contoh Program dengan Struktur Switch-Case
Berikut ini adalah contoh program yang mengimplementasikan konsep percabangan dengan menggunakann Pernyataan (statemen) Switch-Case. Dalam contoh ini, kita akan membuat program yang dapat menentukan nama hari dari nilai bilangan (nomor hari) yang di inputkan.

Untuk contoh program nama hari dan pembahasan lebih lengkap mengenai Pernyataan Switch-Case beserta contoh program dan penjelasannya dapat sobat baca pada artikel berikut ini : Pernyataan Switch-Case C++, Lengkap Contoh Program


Untuk mendapatkan materi yang lebih lengkap mengenai 5 Macam Operasi Percabangan C++. sebaiknya sobat mengunjungi tiap artikel yang kami sarankan, Sekian Artikel mengenai 5 Macam Operasi Percabangan C++, Lengkap Contoh Program. semoga artikel ini dapat bermanfaat bagi sobat baik untuk menambah ilmu, mengerjakan tugas, maupun untuk sekedar menambah wawasan tentang pernyataan if satu kondisi, pernyataan if dua kondisi / if-else, pernyataan if lebih dari dua kondisi / if-else majemuk, pernyataan if bersarang / nested if dan Pernyataan Switch-Case. Akhir kata, Terimakasih atas kunjungannya.

5 Macam Operasi Percabangan C++, Lengkap Contoh Program
MateriDosen.Com

Suka dengan artikel kami ? Ayo dapatkan artikel terbaru dari kami langsung via email mu:

0 Response to "5 Macam Operasi Percabangan C++, Lengkap Contoh Program"

Post a Comment